Hallo Anantha

Dua Gentong Air

Posted on: May 7, 2008

Setelah beberapa vakum dari kegiatan menulis, kali ini saya ingin menulis mengenai sebuah cerita. Cerita ini saya dapat ketika saya mengikuti suatu acara.

Pada sebuah desa yang terletak pada dataran tinggi, hidup seorang pembawa gentong air. Desa tersebut kaya sekali dengan sumber mata air. Desa – desa sekitarnya selalu membeli air dari desa tersebut. Alhasil pembawa gentong air tersebut selalu sibuk dengan kegiatannya menggendong gentong air kepunyaanya. Sayang beliau hanya memiliki dua gentong air saja. Gentong air yang tidak begitu besar namun cukup untuk membawa air ke desa – desa lainnya. Kedua gentong air ini pun selalu setia pada majikannya. Satu dipikul di kanan, dan yang satu lagi dipikul di kiri. Mereka selalu senang ketika melewati tebing dan jurang yang dilewati pembawa gentong air dari satu desa ke desa yang lainnya.

Suatu ketika salah satu gentong tersebut tak sengaja jatuh dan retak. Untungnya gentong air tersebut masih bisa digunakan walaupun hanya sanggup membawa 3/4 kapasitas biasanya. Itupun belum termasuk yang menetes karena ada retakan kecil pada bagian bawah gentong yang membuat air menetes pelan. Gentong air yang retak tersebut merasa rendah diri. Sering kali ia menyalahkan diri sendiri karena tidak dapat mengangkut air yang banyak bagi tuannya. Gentong yang tak retakpun selalu menghibur gentong yang retak tersebut, katanya “tenang saja saudaraku, aku akan membawakan air yang cukup bagi tuan kita” . Tetapi tetap saja gentong yang retak tersebut merasa sedih. Pembawa gentong pun tak ayal juga sering memberi penghiburan bagi gentong yang retak tersebut. Setiap perjalanan berangkat , ia selalu dipikul di sisi kanan dengan air yang hanya 3/4 isi, bahkan sering tinggal 1/2 nya saja ketika sampai tujuan. Tak jarang pula gentong tersebut sedih meratapi nasibnya yang retak.

Beberapa bulan kegiatan tuan pembawa gentong air tetap setia menggunakan kedua gentong tersebut, walaupun yang satu retak. Pagi hari mereka berangkat ke desa lain dengan gentong yang retak di sisi kanan. Dan pulang dengan membawa penghasilan untuk keluarga pembawa gentong tersebut. Hingga pada suatu hari, ketika dalam perjalanan pulang pembawa gentong merasa lelah. Ia pun terduduk dan menempatkan kedua gentong di depannya sambil menghadap ke sisi kiri perjalanan pulang. Ia pun berkata :

Aku memikulmu yang retak di sisi kanan pada perjalanan berangkat. Dan memikulmu pada sisi kiri ketika perjalanan pulang. Lihatlah ( sisi kanan perjalanan berangkat atau sisi kiri perjalanan pulang ) , rerumputan dan bunga – bunga ini tumbuh subur dan indah. Inilah karyamu. Lewat tetesan air yang engkau teteskan saat perjalanan berangkat. Tanpamu, rerumputan dan bunga – bunga ini tidak akan tumbuh subur.

Kedua gentong tersebutpun tersenyum dan menyadari hal itu.

Setiap manusia diciptakan dengan kelebihan dan kekurangannya masing – masing. Terkadang kita terlalu sombong akan kelebihan kita. Tak jarang pula kita terlalu rendah diri akan kekurangan kita. Kekurangan dan kelebihan selalu ada dan menghiasi kehidupan manusia. ( BPSK )

21 Responses to "Dua Gentong Air"

Hallo I Made Anantha Setiawan,
wah , panjang banget namanya. Bagaimana harus panggil saja singkatnya? I? Atau Made? Anantha? Atau Setiawan?

Saya merasa diberkati dengan artikel ini. Si gentong bocor ingin memberi yang terbaik dalam segala kekurangannya, dan yang berlebih dengan sabar memberikan penghiburannya.
Diatas semuanya itu tuan mereka memiliki maksud yang lain lagi, selain air itu untuk orang lain, dalam ketidak sempurnaannya ia juga memberkati tanaman disekitarnya.

Sungguh luar biasa! Tulisan yang benar-benar indah! Terus menulis Made!
GBU.

@ Tante Tut
Terima kasih mbak

alinea terakhir bagus sekali

salam kenal,
I like this part :
“Inilah karyamu. Lewat tetesan air yang engkau teteskan saat perjalanan berangkat. Tanpamu, rerumputan dan bunga – bunga ini tidak akan tumbuh subur.”

Gak sadar, bahwa kekurangan justru menjadi hal positif bagi yang lain.
thx.

Menggugah!
Ternyata kelemahan itu bisa jadi kekuatan ya…

Salam Kenal🙂

Wah… tampaknya Mas Nantha ini akan menjadi generesi penerus Gede Prama. Kata-katanya menyejukkan.

Wah subhanallah…. ceritanya menyejukkan hati…. (want more..)

wahhh,,,ceritanya bagusss !!!
salam kenal..
eh,, btw..ini made mana si? sepertinya kenal..hohoho..
tukeran link yuk🙂

@elyswelt
o iya ?? makasih..😀

@hevy.fauzan n GR
salam kenal juga bang

@Ade
sopo iku de ??

@dheend
iya, tapi belum kenalan😀

wah, dadi romo ae, kowe. wis pantes…. hehe.

http://wordpress.com/tag/gede-prama/
Wong Mbali Dhe.. senengane mbake sing mbiyen.

serem kali kata-katanya met

tulisan yang paling menggugah sepanjang blogwalking hari ini.. ^_^

males baca ceritanya..
langsung baca commentnya

sekarang baru baca ceritanya…

setelah baca cerita =

terharu
aku jadi naksir nantha…..

Idem, males baca caritana.
Aku komentari Judulnya aja.
Harusnya: “DUA DRUM COCA COLA”

PISS!

marry me!!! KYAAAAAAAAA😆

kya kya nantha

-_-

Ceriteranya sarat makna….
Kekurangan dan kelebihan selalu ada manfaat dan m mudharatnya….Harapanya bahwa agar manfaat dapat dimaksimalkan…

wah menarik ceritanya padahal sederhana y. jarang saya baca cerita yg tokoh utamanya benda mati, apa lagi gentong.

bagus untuk refleksi diri🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Pages

May 2008
M T W T F S S
« Apr   Nov »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

My !Yahoo

BLUPAPER.com

Community

Amateur Radio Club ITB

Balikpapan blogger


KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog
Indonesia
Personal blogs

Peta-Pengunjung

RSS ComputerWorld

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

RSS NetworkWorld

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

RSS InfoWorld

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.
%d bloggers like this: