<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Road to Bali ( INFO )</title>
	<atom:link href="http://cavanantha.wordpress.com/2008/11/09/road-to-bali-info/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://cavanantha.wordpress.com/2008/11/09/road-to-bali-info/</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Fri, 13 Nov 2009 08:12:41 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: Roosdiarto Rooskandar, ST., YG1CRR</title>
		<link>http://cavanantha.wordpress.com/2008/11/09/road-to-bali-info/#comment-294</link>
		<dc:creator>Roosdiarto Rooskandar, ST., YG1CRR</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 29 Oct 2009 21:56:21 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://cavanantha.wordpress.com/?p=91#comment-294</guid>
		<description>Nanta,
Jangan bingung kalau akan berwirausaha. Kewirausahaan dimulai dengan analisis yang baik mengenai produk/jasa yang akan dikembangkan (marketing research). Produk/jasa itu sebaiknya memiliki konsumen banyak, tetapi dengan pesaing sedikit. Kewirausahaan yang baik dirintis mulai dari kecil dulu kemudian dikembangkan bertahap membesar. Ini untuk membiasakan. Seperti proses belajar, sebaiknya dimulai dari belajar hal-hal yang mudah dulu. Setelah analisis produk/jasa dilakukan, berikutnya diperlukan pengumpulan aset untuk memulai usaha. Karena itu menjadi wirausahawan/ti memerlukan juga sikap hidup hemat, sehingga ada anggaran yang dapat dialokasikan untuk usaha. Kewirausahaan juga memerlukan ketekunan dan konsentrasi. Jika sering berubah rencana, maka kewirausahaan itu tidak akan berhasil. Kewirausahaan juga memerlukan pengetahuan manajemen kewirausahaan yang baik, karena itu kadang-kadang diperlukan juga untuk belajar lagi di pendidikan formal. Atau kalau tidak ada uang, bisa juga dengan belajar dari para ahli. Sikap pantang menyerah menghadapi segala tantangan, rendah hati, kejujuran, terus belajar, disertai dengan doa kepada Tuhan, mudah-mudahan akan menjadikan Nanta seorang wirausahawan yang sukses pada suatu hari. Semua wirausahawan/ti yang sukses di dunia ini melalui proses yang sama. 
Selamat Berwirausaha.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Nanta,<br />
Jangan bingung kalau akan berwirausaha. Kewirausahaan dimulai dengan analisis yang baik mengenai produk/jasa yang akan dikembangkan (marketing research). Produk/jasa itu sebaiknya memiliki konsumen banyak, tetapi dengan pesaing sedikit. Kewirausahaan yang baik dirintis mulai dari kecil dulu kemudian dikembangkan bertahap membesar. Ini untuk membiasakan. Seperti proses belajar, sebaiknya dimulai dari belajar hal-hal yang mudah dulu. Setelah analisis produk/jasa dilakukan, berikutnya diperlukan pengumpulan aset untuk memulai usaha. Karena itu menjadi wirausahawan/ti memerlukan juga sikap hidup hemat, sehingga ada anggaran yang dapat dialokasikan untuk usaha. Kewirausahaan juga memerlukan ketekunan dan konsentrasi. Jika sering berubah rencana, maka kewirausahaan itu tidak akan berhasil. Kewirausahaan juga memerlukan pengetahuan manajemen kewirausahaan yang baik, karena itu kadang-kadang diperlukan juga untuk belajar lagi di pendidikan formal. Atau kalau tidak ada uang, bisa juga dengan belajar dari para ahli. Sikap pantang menyerah menghadapi segala tantangan, rendah hati, kejujuran, terus belajar, disertai dengan doa kepada Tuhan, mudah-mudahan akan menjadikan Nanta seorang wirausahawan yang sukses pada suatu hari. Semua wirausahawan/ti yang sukses di dunia ini melalui proses yang sama.<br />
Selamat Berwirausaha.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
