Entries from April 2008
Hal ini terjadi pada hari Senin 7 April 2008. Saya terjebak di lift kampus. Pada hari itu saya mengalami kejadian kejadian yang cukup sial, termasuk salah satunya terjebak di lift. Sebelumnya saya hendak mengurus nomor polisi kendaraan saya dan STNK saya. Tapi sayangnya samsat Coblong yang ada di jalan Surapati tidak dapat mengurusnya lagi seperti yang diinfokan teman saya. Setelah lelah gagal mengurus nomor polisi kendaraan, saya buru - buru ke kampus untuk mengejar kelas Antena. akhirnya saya sampai di kampus 20 menit sebelum kelas dimulai. Berhubung kelas masih 20 menit lagi, saya berpikir untuk pergi ke Lab. Telematika untuk mengambil VGA card. Setelah sampai di Gedung Elektro, saya melihat lift terbuka di lantai satu, hal yang jarang beberapa hari ini karena lift ini rusak dan belum diperbaiki. Saya langsung menaikinya bersama dengan satu mahasiswa lain dan satu karyawan ITB. Saya berpikir lift telah diperbaiki sehingga dapat terbuka di lantai 1 lagi. Pintu lift pun kami tutup. Dan ternyata alah mak, macet sudah liftnya. Tidak bergerak sama sekali. Kami pun terjebak di lift. Setelah mencoba tenang selama lima menit ( berharap ada yang memencet tombol lift di lantai lantai berikutnya ), akhirnya kami sedikit panik. Hal ini ditambah pula dengan tidak adanya sinyal mobile phone. Ketakutan saya menjadi jadi. Suasananya menjadi panas di dalam lift. Saya berpikir akan kehabisan Oksigen, tapi itu hanya ketakutan saja menurut saya. Kami pun mencoba membuka pintu lift. Bahkan saya berteriak TOlong ketika berhasil membuka pintu sedikit dan melihat cahaya dari luar lift. Setelah mencoba membuka pintu lift untuk sekedar mendapat udara segar, akhirnya saya mendapatkan sinyal mobile phone juga walaupun cuman satu strip. Buru - buru saya menelpon teman saya untuk meminta tolong. Saya sedikit lebih tenang lagi, dalam hati saya paling tidak ada orang yang tahu saya terjebak di lift dan akan segera ditolong walaupun teman saya tersebut masih berada di rumahnya. Tapi lumayan juga ternyata kami menunggu. Akhirnya Karyawan ITB yang ikut terjebak bersama saya menyuruh saya untuk menelpon petugas yang ada di LSKK. Untungnya petugas tersebut dengan sigap membantu kami. Tapi masih ada satu problem lagi, pintu lift tidak bisa terbuka karena lift ternyata telah naik 3/4 lantai. Jadi kami harus menunggu lagi untuk keluar dari situ. Lift akhirnya dipancing ke lantai bawah dan terbuka. Syukurlah batin saya.
Ini pengalaman saya yang pertama terjebak di dalam lift. Rasanya hampir sama ketika saya terjebak sendirian di dalam kamar mandi di tempat les saya waktu SMP dulu. DEg Degan..
. Bagi mahasiswa lain, berhati hatilah terhadap lift Elektro. Klo terjebak di lift Yang penting jangan panik, supaya suasananya ga jadi tambah panas. Untuk Dept. Elektro mbok ya o dibenerin tuh lift kasian yang lain. Sekian dulu pengalaman saya.
Categories: Crita Singkat
Hari Senin yang lalu cuaca Bandung aneh. Beberapa hari panas, cuaca jadi mendung. Saya kira sudah mulai musim panas. Eh gak disangka sangka Senin ini hujannya ga karuan, bisa disebut badai pula. Malahan setlelah melihat di Televisi Bandung terkena hujan es. Sampai sampai ada sebuah warung yang rusak karena hujan es ini.
Berlanjut ke hari Senin yang ada Badai lagi. Cerita punya cerita sehabis pulang dari kuliah Antena yang maut sekali, saya bersama teman ingin pulang segera karena besoknya UTS antena. Kami jalan buru - buru menuju parkiran. Di tengah perjalanan menuju parkiran, cuaca jadi ga karuan. Langit gelap, angin bertiup kencang ( halah kayaknya sandiwara radio aja )
Dan akhirnya kami terjebak di kampus akibat hujan disertai badai angin.
Hujan di Bandung kali ini memang aneh. Anginnya sangat kencang. Kata teman saya, hujannya menyerang manusia seperti peluru yang ditembak dari langit. :d Temen saya malah bilang aneh lagi, untung kita masih di kampus bisa foto - foto kejadian langka.
( Dasar nih orang ) Memang hujan ini aneh sekali. Beberapa hari panas tanpa hujan, langsung dirapel hujan dasyat gini. Sampe2 Kampus ITB pun banjir. Sampe2 mahasiswa mahasiswa harus basah basahan. :d
Bahkan ada beberapa pohon dan tiang lampu yang tumbang. Sampe2 ada yang pohon yang menimpuk mobil orang yang lagi diparkir. Kasian bener.
Tapi untungnya yang namanya hujan pasti reda. Jadi bisa pulang walaupun harus berbasah basah ria.
Sayang denger2 ada mahasiswa ITB yang kecelakaan kejatuhan pohon tumbang gede di mobilnya ketika beliau sedang menuju kampus. Semoga lukanya tidak parah dan lekas sembuh.
Categories: Crita Singkat · INFO UMUM
OpenVPN User Manager 1.1
Basically, most of this post is taken from http://www.mertech.com.au/mertech-products-openvpnusermanager.aspx. OpenVPN user manager is a tool to manage the openvpn server. this tool is designed to make viewing and managing your OpenVPN server painless. This is features of OpenVPN User Manager 1.1 :
1. General information about users
2. Instant search of users, servers, logs and time blocks
3. Tracking of users, collects connection/disconnection times and bytes sent/received.
4. Ability to ‘Kill’ users from the application
5. Custom log file creator (you can make your own templates for data logs)
6. OpenVPN User Manager can now use the Management console to receive all information
7. [Removed] Full ASP.NET 2.0 web server built in with web access to server information (removed in version 1.0 due to rewrite)
8. Pie Chart of user’s upload and download.
9. Ability to switch between a Management connection or a status file to update users
How to setup :
Set the management option in your openVPN configuration file
add this line on your configuration file :
management 192.168.0.1 7505 pass.txt
Then click start your openvpn user manager 1.1. Click manage server and add server. After that fill IP address, port and password. The password is the first line on pass.txt. Finally you can monitor your openvpn server.
This is sreenshots openvpn user manager that i used.
Categories: Oprekan