Entries from April 2008
Setiap orang sesekali membuat berbagai rencana dalam hidupnya. Rencana - rencana yang dapat meningkatkan kualitas hidup seseorang. Tetapi terkadang kehidupan sering tidak sesuai dengan rencana yang telah dibuat. Bahkan kadang kala, orang - orang terlalu sibuk untuk membuat rencana sehingga semua yang seharusnya dilakukan tidak dapat dilakukan dengan benar.

Life is what happens to you while you’re busy making other plans , kalimat ini saya kutip dari seorang tokoh bernama John Lennon.
Kalimat ini memberikan inspirasi bagi saya karena selama ini selalu disibukkan dengan banyak berangan - angan dan menyusun rencana. Memang benar kata orang pintar, perencanaan dalam suatu hal memang harus lebih besar dari pelaksanaan. Tetapi kenyataan pada diri saya, perencanaan besar tapi hasil nihil
. Kalimat dari John Lennon itu berarti cukup dalam. Setiap kita mempunyai keinginan, maka kita harus cepat dalam bertindak. Jangan terlalu bertele - tele, yang nantinya malah membuat waktu terbuang sia - sia. Langkah - langkah memang harus diperhitungkan dalam mencapai tujuan agar tidak jatuh dalam kegagalan. Tetapi rencana tersebut harus dipikirkan dengan cepat. Dan dieksekusi juga dengan cepat. Jangan hanya terlalu memikirkan rencana, yang nantinya rencana tersebut hanya menjadi angan - angan saja.
Categories: Crita Singkat · INFO UMUM · Opini
Tagged: John Lennon, Planning
Bercanda dengan teman - teman memang mengasyikan. Kali ini saya bercanda ria dengan beberapa teman saya. Nakalnya pada jam pelajaran pula. Canda ria kali ini berputar pada berat badan. Saya mempunyai seorang teman, namakan saja teman saya itu si A. Si A ini bisa dibilang gembrot. Bahkan ketika teman saya yang satu lagi, namakan saja si B, bertanya “A piro abotmu?” ( A berapa beratmu? ). Si A menjawab dengan santai 115 Kg. Walah.. Kaget juga saya. Usul punya usul si B ini bisa dibilang ceking ( kurus ). Si B ini pun sering kali gemes dan menggoda si A. Yah bercanda ria bersama teman - teman.
Lanjut mengenai canda ria kami, si B berkata ” wah A mbok dibagi beratmu.. 2 kg saja..”. Si A pun hanya senyum - senyum saja. Si B berkata ” beratmu 2 kali lebih berat ku lo A, ak ga ada 50 “. Si B pun berani menantang si A untuk lomba makan.
. Tapi itu hanya bercanda. Maka saya pun ikut nyeloteh ” wah B kowe wae seng kekuruen ” ( Wah B , kamu aja yang kekurusan ) . Si B pun menjawab ” iyo e.. padahal manganku yo wes akeh ” ( Iya e, padahal makan ku juga sudah banyak ). Aku pun menjawab ” Wah cacingan iku, ngombe obat kono lho ” . Dan tak disangka - sangka si B menjawab ” WAH GAK CACING MANEH, NAGA IKI SENG ONO NENG WETENGKU”
. ( wah bukan cacing lagi ini, naga yang ada di perutku ) . Saya pun bersama dua orang teman saya langsung menahan - nahan gelak tawa karena takut kena marah oleh dosen. Lucu juga jawaban teman saya ini.
Ga disangka -sangka jawaban si B seperti itu. Saya langsung teringat Naruto yang punya monster rubah ekor sembilan dalam perutnya. Wah mirip banget si B dengan Naruto, Seorang Jinchuriki.. hahahahaha
. Punya monster dalam tubuh. hehehe. just a joke
Categories: Crita Singkat · Opini
Tagged: joke, Naruto
Tanggal 22 april diperingati dunia sebagai hari dunia. Apa yang menjadikan hari ini sebagai hari dunia saya kurang tahu. Mungkin ada nya isu pemanasan global yang sekarang lagi santer dari dunia. Hari dunia kali ini mungkin ditujukan untuk menangani isu pemanasan global. Dunia semakin hari semakin tidak jelas cuacanya. Hal ini yang mengindikasikan pemanasan global. Ditambah hal - hal lain seperti es kutub yang mulai mencair. Indonesia pun harus bertindak untuk berperan serta dalam kegiatan ini.
Pada hari ini juga, Indonesia kedatangan Obor Api Olimpiade yang akan dilaksanakan di Beijing Cina. Obor Api Olimpiade ,yang sempat dilanda keributan seperti kasus Tibet ini, akhirnya untuk pertama kali hadir di Indonesia. Perjalanan Api Olimpiade ini merupakan rangkaian tur nya ke beberapa negara sebelum akhirnya sampai ke Beijing. Berikut gambar yang saya ambil dari televisi.

Semoga dengan Api Olimpiade yang singgah ke Indonesia, para pejuang olah raga Indonesia dapat berprestasi pada ajang Olimpiade Beijing.
Categories: Crita Singkat · INFO UMUM · soccer & another sport
Tagged: Obor Olimpiade
Setiap orang yang ingin berinternet ria pasti tidak asing lagi dengan browser. Setiap kali kita ingin menuju ke suatu url, kita tak jarang menggunakan browser. Selama ini saya baru mencoba tiga browser, yaitu Internet Explorer, Mozilla Firefox dan Safari. Masih ada beberapa browser lain seperti Opera, Netscape, Lynx dan mungkin yang lainnya ( ndak tau yang lainnya apaan
). Setiap browser memiliki kelemahan dan keunggulan tersendiri. Ada yang bilang Internet Explorer punya banyak celah sekuriti, ada yang bilang Firefox asik karena banyak add on nya, ada yang bilang juga safari lebih kencang. Wah tapi saya enggak tau lah tentang itu semua. Sempet baca - baca juga mengenai perbandingan beberapa browser dari suatu majalah komputer. Tapi sayang sudah lupa materi nya waktu itu.
Kali ini saya iseng - iseng mencoba menangkap gambar dari ketiga browser yang pernah saya gunakan tersebut. Nah ini gambarnya

Saya mengambil gambar Internet Explorer versi 6.0 , Mozilla Firefox versi 2.0.0.14 , dan Safari 3.1.1 . Dari sisi tampilan, memang Safari memang lebih caem ya
. Itu menurut saya lho. Bagaimana menurut Saudara ??
Bagi yang ingin mengenal bermacam - macam web browser, ini saya kasi link ( wikipedia )
.
Categories: Crita Singkat · INFO UMUM · Opini
Minggu yang tenang. Hari untuk bersantai ria sampai bermalas malasan. Saya bangun agak terlambat. Mungkin akibat malamnya begadang kali ya. Pagi hari cuaca cerah sekali. Sayang saya terlambat bangun pagi ini jadi tidak menikmati udara pagi. Tapi tidak apa - apalah. Seharian ini saya habiskan untuk bersantai - santai, walaupun sedikit bersih - bersih kamar juga. Keringat hari ini pun tidak banyak. Alhasil jadi males mandi pagi. Tapi karena sekalian membersihkan aquarium si kurok, jadi wajib mandi deh. Setelah itu lanjut lagi kemalasan hari ini. Ngenet - ngenet ga jelas. Browsing sana sini. Hampir keseluruhan hari ini hanya duduk di kursi sambil ngenet. Jam dua siang, datang seorang teman. Lalu saya mengajaknya untuk berenang. Eh ternyata cuaca nya menjadi mendung, bahkan sudah gerimis. Batal deh renangnya. Akhirnya kemalasan berlanjut lagi. Malah menjadi - jadi, mengingat cuaca yang adem di luar.
Sorepun masih ngenet ga jelas. Sampai mulai males mandi sore karena ga keringatan hari ini. Tapi badan kok rasanya ga enak kalo ga mandi, rasanya ngantuk dan terus - terus bermalas - malasan. Akhirnya nekat juga mandi walaupun hari sudah bertambah dingin karena sudah beranjak malam. Segar rasanya. Bahkan menghilangkan rasa ngantuk dan malas. Seperti dibersihkan dari setan - setan ngantuk dan malas
. Wah kalau ngomong mandi sore jadi teringat lagu yang dulu pernah dilantunkan Ibu saya waktu saya kecil.
Mandi Pagi Kalau biasa …
Sejuk , dingin tidak terasa …
Sore hari kalau tak mandi …
Badan lesu main tak mau …
Categories: Body & Healthy · Crita Singkat
Semalam bersama Hendra, saya mengalami kejenuhan. Kami mencoba software simulasi dengan penambahan modul baru IPv6SuiteWithINET pada Omnet++. Kami iseng - iseng mencoba menambahkan modul tersebut. Tapi sayangnya eror terus saat di compile. Berikut pesan erornya.

Berbagai cara pun dipakai untuk mengakali modul tersebut. Mulai dari install ulang berkali - kali, sampai mengkanibal source - source yang ditambahkan. Sampai - sampai akhirnya saya jenuh. Dan mulai melakukan ritual - ritual ngenet ngenet ga jelas
. Tetapi teman saya yang satu ini malah berkata, “Nginstall ki memang kudu sabar mbek telaten “. Wah jadi kagum juga saya. Padahal saya dah ngenet ngenet ga jelas, download - download lagu
. Sampai pada akhirnya hal tersebut belum terpecahkan juga. Jelas saja, lha developernya saja menuliskan begini “ IPv6SuiteWithINET is not used any more and I would not suggest anybody to start doing serious work with it. It is better to add the required functionality to INETFramework. ” pada homepage Omnet++. Tapi kami tetep nekat aja. Tapi inti dari tulisan ini, melakukan segala sesuatu yang susah harus tetap sabar dan tekun ( dalam bahasa Indonesia kali ini
).
Bagi yang tau solusi permasalahan kami tentang IPv6SuiteWithINET pada Omnet++ bisa tolong disharing. Kami sangat membutuhkannya.
Terima Kasih
Categories: Crita Singkat · INFO UMUM · Oprekan
Dua hari yang lalu saya mengikuti dua mata kuliah yang berbeda. Dari kedua mata kuliah tersebut, saya mendengar sebuah kata yang cukup menyelenting telinga saya. Statistik. Saya juga bingung mengapa secara kebetulan kata tersebut diucapkan oleh kedua dosen mata kuliah tersebut. Ya sebuah kata yang mungkin acap kali didengar. Tapi kali ini menyelenting telinga saya.
Salah satu dosen mengaitkan kata statistik dengan suatu sistem politik dan tata kota. Beliau menyebutkan, dengan statistik seorang petinggi kota bisa tahu apa yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kotanya. Sebagai contoh mengenai perkiraan subsidi kesehatan rumah sakit. Seorang petinggi kota dapat memperkirakan berapa besar alokasi dana yang dikeluarkan melalui data penduduk, baik itu yang mampu atau yang tidak. Hal ini menjadikan alokasi dana tepat guna.
Dosen yang kedua mengaitkan statistik dengan penelitian - penelitian. Beliau menceritakan mengenai penelitian yang dilakukan di Sungai Nil. Penelitian tersebut dilakukan untuk mencari pola banjir yang diakibatkan oleh sungai Nil. Awalnya semua orang mengatakan “hanya Tuhan yang tahu” tapi penelitian tersebut tetap saja dilakukan. Alhasil walaupun membutuhkan waktu yang lama ( bisa sampai berabad - abad juga kalau mungkin ) ditemukanlah pola banjir tersebut. Dari situ beliau berkata ” Oleh karena itu penelitian apa pun dengan statistik dilakukan untuk meramalkan kejadian yang mungkin terjadi pada masa yang akan datang “.
Beliau mengatakan juga ilmu statistik itu penting. Waduh..
padahal saya udah lupa ama ilmu statistik. Apalagi waktu ngambil kuliahnya cuman dapet nilai minim
Categories: Crita Singkat · INFO UMUM · Opini
Rakyat Indonesia merupakan rakyat yang gemar berfilantropi. Filantropi merupakan kegiatan kedermawanan yang dapat berupa kegiatan menyumbang. Hal ini saya dengar ketika saya menyaksikan suatu acara di salah satu televisi swasta. Dikatakan pada tahun 2007 sebesar 98,6 % masyarakat merupakan masyarakat yang gemar berfilantropi. Data ini diambil dengan jumlah responden dari 11 Kota besar di Indonesia. Filantropi dapat dikatakan menjadi budaya dalam masyarakat. Hal ini membuat saya berpikir rakyat Indonesia ternyata penderma juga ya. Mungkin hal ini ada kaitannya dengan budaya masyarakat Indonesia. Kalau di Indonesia, ketika suatu keluarga kedatangan tamu dan keluarga tersebut sedang makan, maka tamu yang datang dipersilakan untuk makan. Kalau di luar negeri, tamu yang mau datang harus telpon dulu, kalo enggak telpon ga direken
( hanya guyon ). Awal mulanya filantropi dilakukan oleh personal, lalu diikuti oleh korporat - korporat yang mempunyai benefit yang cukup besar. Bahkan kini sering diwadahi oleh LSM. Para filantropis biasanya meminta feedback atas sumbangan yang dia berikan.
Filantropi rakyat bertuju pada kegiatan - kegiatan seni, budaya, bencana alam, pendidikan, agama dan ekonomi. Tetapi akhir - akhir ini pendidikan dan agama menjadi jarang dijadikan ajang berfilantropi. Hal ini berkaitan dengan semakin berkurangnya sarana tempat menyumbang untuk pembangunan tempat beribadah dalam bidang agama serta situasi akhir ini yang sedang Pilkada. Para Calon Ketua Daerah banyak sekali yang berjanji akan mengurangi biaya pendidikan. ( Alhasil , I don’t know ) Hal ini menjadikan rakyat lebih memilih kegiatan - kegiatan lainnya untuk berfilantropi. Alasan prestise bagaimana ?? Apakah sudah mirip artis Hollywood yang ingin mencari prestise?? Tampaknya trend Indo memang ada yang ke arah sana, tapi untuk saat ini belum begitu tampak.
Sayangnya moral positif bangsa kita ini menjadi rawan jika jatuh pada tangan - tangan yang tidak bertanggung jawab. Selain itu kegiatan filantropi yang masih belum teratur juga menjadi permasalahan. Hal ini menjadikan sering adanya no name dalam kegiatan filantropi. Selain itu ada pandangan yang menyebutkan bahwa kegiatan filantropi yang positif ini jangan sampai menciptakan pengemis - pengemis baru. Hal ini dilandasi dengan prinsip semakin banyak yang memberi semakin banyak pula yang menerima
.
Sebagai arah ke depan, kegiatan filantropi dianjurkan terorganisir dengan baik dengan adanya lembaga - lembaga penyaluran seperti foundation. Selain itu adanya konsep investasi sosial dari kegiatan filantropi sehingga kegiatan tersebut cukup memberi arti yang bermanfaat bagi masyarakat.
Categories: Crita Singkat · INFO UMUM · Opini
Akhir - akhir ini saya menjadi lumayan suka dengan olah raga yang bernama bulutangkis. Terima kasih buat temen - temen kampus yang sering mengajak saya main bulutangkis. Awalnya saya cuman suka nonton pertandingan bulu tangkis. Bahkan bisa dibilang saya agak jarang bermain bulu tangkis. Padahal di depan rumah saya yang di kampung ada lapangan bulu tangkis. Gratis pula kalo main di situ. Sayang sekarang dah jadi kos - kosan. 
Dalam tulisan ini mari kita belajar sedikit mengenai teknik bermain bulu tangkis yaitu teknik memegang raket bulu tangkis ( Gripping ) yang benar. Teknik ini saya pelajari dari teman saya yang jago banget main badmintonnya, Ari Kuncoro.
Dalam bermain bulu tangkis, memukul shuttle cock sebenarnya tidak ditentukan oleh seberapa kuat anda mengayunkan tangan, tetapi ditentukan oleh pegangan raket dan gerakan tenaga pergelangan tangan. Kesalahan yang sering dilakukan adalah genggaman raket. Hal ini menjadikan pukulan kurang efisien dan juga menguras tenaga.
Genggaman raket pada saat forehand dan backhand berbeda. Berikut gambaran mengenai teknik gripping.


Gambar Posisi Genggaman Raket Forehand


Gambar Posisi Genggaman Raket Backhand
Ketika memukul shuttle cock, kita harus tahu kapan akan akan menggunakan gripping backhand dan kapan akan menggunakan gripping forehand. Memang awalnya susah. Saya juga sampai saat ini belum bisa. Tapi menurut teori, jika kita berhasil melakukannya maka pukulan kita akan semakin efisien alias keras dan tidak menguras tenaga. Percaya ga percaya ?? Buktiin aja sendiri. :p ( gambar dan materi diambil dari www.bulu-tangkis.com )
Categories: Crita Singkat · INFO UMUM · soccer & another sport
Lanjutan dari posting sebelumnya, akhir akhir ini saya menjadi takut naik lift. Mungkin ini yang dinamakan trauma ( sedikit trauma ). Setiap kali diajak naik lift oleh teman, saya lebih memilih jalan kaki naik tangga saja. Apalagi sendirian naik lift, Woi ngerinya.
Tapi berbeda kejadiannya tadi malam.
Ceritanya begini. Setelah pulang dari acara di lain tempat, saya pergi ke kampus untuk sekedar main saja. Saya mendengar teman teman saya akan mengadakan pesta Dota di kampus ( main dota maksudnya ). Jadi saya coba untuk datang ke lab. di lantai 4. Waktu itu menunjukkan pukul 21.45. Saya berpikir teman teman saya pasti masih di sana. Setelah sampai di kampus, saya langsung menuju ke labtek VIII. Ketika sampai di labtek VIII saya melihat beberapa orang hendak naik lift dari lantai satu. Saya berpikir nggak lagi deh naik lift ini dulu. Bahkan orang orang tersebut menunggu saya dengan menahan pintu agar tetap terbuka. Tapi saya melambaikan tangan, tanda tidak ingin naik lift tersebut. Saya lebih memilih naik tangga saja. Daripada ntar malam stuck di lift bakal tinggal di lift dah
. Setelah sampai di lantai 4, saya tidak mendapati teman teman saya. Eh ternyata mereka tidak jadi bermain dan bermalam di lab. So saya jadi sendirian, cuman ngenet2 ga jelas dan main game sendirian ga jelas. Tiba - tiba ada seorang senior datang. Hari itu sudah larut malam. Saya akhirnya ingin pulang dari lab. kira - kira pukul 00.15. Setelah keluar dari pintu lab, saya melihat lagi ke arah lift. Saya lalu berpikir, naik lift ga ya?? Pada saat itu lift sedang berada di lantai basement. Tiba - tiba tangan saya langsung menekan tombol lift. Saya memberanikan diri untuk naik lift, sendirian pula. Akhirnya pintu lift pun terbuka. Lalu saya menaikinya dan menekan tombol 2 yang artinya akan berhenti di lantai 2. Saya belum berani untuk berhenti di lantai 1. Lift pun berjalan. Saya sedikit cemas, terutama ketika di lantai 3 lift sempat menyendat. Fuih.. untunglah tidak stuck. Dan akhirnya terbuka lah pintu lift di lantai 2. Selamatlah saya.
Yang saya heran mengapa saya nekat juga untuk naik lift. Mungkin karena saya udah capek dan kemaleman kali ya. Intinya saya sudah berhasil melawan rasa trauma saya walaupun cuman trauma sesaat saja.
Melihat dari kejadian ini, terbesit juga dalam benak saya apa yang dilakukan orang - orang yang ikut dalam acara televisi Fear Factor atau acara sejenis. Saya pernah melihat dalam acara televisi sebuah tantangan untuk orang yang takut akan hiu. Orang tersebut di tantang untuk berenang di perairan lepas sendirian membawa tongkat untuk memukul mulut ikan hiu. Ikan hiu akan pergi ketika kita berhasil menyentuh mulutnya. Dan orang tersebut berhasil, bahkan orang tersebut seorang cewek pula. Jadi intinya ketakutan bisa dilawan. Lawanlah ketakutanmu dengan aksi nyata. Jangan hanya berangan angan saja.
Categories: Crita Singkat · INFO UMUM · Opini